^Back To Top

PDAM TM Lakukan MoU dengan Kejari Jambi


Kejari Jambi Komitmen Lakukan Pendampingan
JAMBI – Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Mayang (PDAM TM) Kota Jambi melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Kejaksaan Negri (Kejari) Jambi, di Aula Kejari  Jambi, kemarin (15/2).
Kerjasama dibidang hukum perdata dan tata usaha (Datun) yang meliputi bantuan hukum dan pertimbangan hukum itu, untuk menjadikan system penyelengaraan air minum di Kota Jambi yang transparan, akuntabel dan profesional.
Direktur Utama PDAM TM, Erwin Jaya Zuchri mengatakan, PDAM TM diminta owner dalam hal ini Walikota Jambi untuk menjalankan fungsi sebagai perusahaan yang good corporate governance.
“Dalam segala hal  operasionalnya, PDAM perlu mendapat support dan dukungan pihak terkait, salah satunya pendampingan legal aspek hukum. Inilah kami melakukan penandatanganan kerjasama pendampingan hukum dengan Kejari Jambi,” kata Erwin, usai penandatangan kerjasama, kemarin (15/2).
Erwin menyebutkan, Kejari akan mensupport secara penuh dengan memberikan pendampingan. “Jadi  tempat PDAM untuk menanyakan aspek legal, sehingga tidak salah jalan, bisa bertanya tentang posisi hukum sebelum melakukan segala sesuatu. Tentu saja kami akan diwarning apabila menyimpang. Itu esensi dari kerjasama ini,” imbuhnya. Termasuk juga pendampingan TP4D dalam hal pengadaan barang dan jasa yang mana pengadaan barang di BUMN dan BUMD berbeda seperti pada Instansi Pemerintah ataupun OPD.
Kata Erwin,  sebagai  perusahaan yang bergerak dalam Sistem Penyediaan Air Minum, PDAM juga mencari keuntungan, tapi dalam bisnisnya PDAM juga tak ingin merugikan masyarakat.
“Kita fair dalam berbisnis sebagai BUMD.  Dasar fair ini tentu ada penengahnya. Inilah kita minta pihak Kejaksaan menjadi wasit antara PDAM dan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu poin kerjasama, yakni penindakan tunggakan pelanggan, akan dilakukan proses hukum secara perdata oleh kejaksaan.
“Juga tindakan pencuriaan air,” sebutnya.
Sementara Kepala Kejari Jambi Fredi Azhari mengatakan, PDAM TM Kota Jambi merupakan Perusahaan Daerah yang bergerak dalam sektor  pelayanan publik  yang sangat vital. Berkaitan dengan masalah hajat hidup orang banyak.
Kata Fredi, satu hari PDAM TM berhenti memberikan pelayanan maka akan menimbulkan hal yang buruk terhadap masyarakat. Untuk itu dilakukan kerjasama antar PDAM TM dan Kejari Jambi.
“Supaya PDAM yang telah melakukan pekerjaannya dengan niat baik tidak ragu-ragu untuk mengambil tindakan,” katanya.
“Dalam mengambil kebijakan, PDAM memiliki tempat untuk bertanya, ada teman tukar pikiran, sehingga hilang rasa kegaduhan, ketakutan. Kita Kejari Jambi punya kewajiban untuk memberikan pelayanan hukum kepada perusahaan yang sangat penting ini,” tuturnya.
Kajari menyebutkan, tujuan dari kerjasama ini, tak lain adalah supaya rakyat menerima pelayanan prima dari Negara, khususnya Pemerintah Kota dalam memberukan pelayanan air minum.

- Sub Departemen Komunikasi Perusahaan