^Back To Top

Penyelenggaraan penyediaan air minum perpipaan di Kota Jambi dimulai sejak zaman Pemerintah Hindia Belanda Tahun 1928. Staadfonds atau Pemerintah Kota pada waktu itu mendirikan waterleiding bedrijf dengan kapasitas 7 liter/ detik, selanjutnya dengan Surat Keputusan Walikota Kepala Daerah Tingkat II Jambi No. 25/X/1974 tanggal 27 Maret 1974 ditetapkan menjadi Perusahaan Daerah Air Minum.


Foto IPA Benteng Desember 1953.

Tahun 1975 – 1976, Instalasi Pengolahan Air (IPA) Benteng (1928) yang dibangun dengan kapasitas 7 liter/ detik ditingkatkan secara bertahap dari kapasitas 26 liter/ detik hingga 42 liter/ detik.


Tahun 1978 – 1983, Proyek Lima Kota yang dibiayai dari pinjaman Bank Dunia membangun sistem penyediaan air minum di Kota Jambi, salah satu kegiatan proyek tersebut membangun IPA Broni dengan kapasitas 300 liter/ detik dan mulai dioperasikan Tahun 1982, dan membangun IPA Jambi Seberang dengan kapasitas 10 liter/ detik, sejak saat itu IPA Benteng dihentikan operasinya, karena kelebihan produksi dari IPA Broni disamping kondisi teknis IPA Benteng yang sudah rusak.

Tahun 1989 – 1993, Proyek Sumatera Secondary Cities Urban Development Project (SSC-UDP) yang didanai dari pinjaman RDI dan sebagian hibah APBN, ditujukan untuk mengoperasikan kembali IPA Benteng dan mengembangkan jaringan distribusi.


 

Tahun 1997 – 1998, Proyek kerjasama/ kemitraan PDAM dengan Pihak Swasta mengembangkan Sistem Penyediaan Air Minum di Wilayah Barat Kota Jambi khususnya Kecamatan Telanaipura dan Kotabaru dengan membangun IPA Aur Duri kapasitas 100 liter/ detik dan jaringan pipa induk distribusi.

 


 


Tahun 1997 – 2000, Proyek Sumatera Urban Development Sector Project (SUDSP) merehabilitasi dan meningkatkan kapasitas IPA Broni menjadi 600 liter/ detik, dan pembangunan Reservoir kapasitas 750 m3 yang berlokasi di Jl. M. Kukuh Kecamatan Kota Baru.

 

 

 

Tahun 2005, Pembangunan Booster Pump Kapasitas 10 liter/ detik  yang berlokasi  di Tanjung Pasir Jambi Kota Seberang ditujukan untuk memperbaiki pendistribusian air kepada pelanggan di Kecamatan Danau Teluk dan Kecamatan Pelayangan.

Foto


Tahun 2006, pembangunan Pipa Induk di Jambi Kota Seberang dan Kotabaru (daerah Mayang Mengurai) melalui bantuan proyek APBD 2006 Kota Jambi Jambi ditujukan untuk meningkatkan kinerja dan mengembangkan pelayanan air minum.

 

Tahun 2007, Pembangunan Reservoir kapasitas 500 m3 pada lokasi Mayang Mengurai yang dimaksudkan untuk memperbaiki dan memperluas jaringan di Wilayah Kecamatan Kota Baru.

 

Tahun 2009, Pembangunan Reservoir dengan kapasitas 150 M3

Tahun 2013, Pembangunan Intake Sijinjang dan IPA Tanjung Sari dengan kapasitas 100 liter/detik.